CERPEN TENTANG PENGALAMAN MENGIKUTI ACARA HARI
KAMIS-MINGGU
TUGAS YANG DIBERIKAN OLEH KAK ABDUL
ZENI
Nama : Hamidah
Asal Kamus : STAIN
WATAMPONE
Alamat : jln.dr.wahidin (btn
macanang indah permai)
|
SEKALI LAYAR TERKEMBANG
SURUT KITA BERPANTANG
|
ASSALAMUALAIKUM.WR.WB
Suatu hari dimana hari itu adalah hari pembukaan acara penerimaan
materi SAPMA PP Komisariat Jendral Ahmad Yani di Aula Korem 141 Toddopuli
jln.Biru. pada hari itu saya tidak sempat hadir karena bertepatan pada jam
dimulainya acara saya juga mengiluti perkuliahan.
Hari itu adalah hari kedua penerimaan materi SAPMA PP komisariat
jendral ahmad yani. Itu adalah kali pertama saya melihat dengan jelas wajah-wajah
para senior diantara banyak senior hanya ada 1 orang saja yang saya kenali. Pada
saat penerimaan materi pertama mengenai metode persidangan yang dibawakan oleh A.Norfianto Pratama Putra
Askar Asman Mappasessu S.Kep, itu adalah pertama kali saya menerima materi
tentang metode persidangan dan saya banyak mendapat istilah-istilah baru
mengenai persidangan. Selanjutnya materi kedua yaitu keorganisasian yang
dibawakan oleh Irfan Inus, itu sudah tidak asing lagi bagi saya karena di SMA
saya juga bergabung dalam organisasi. Pemateri tidak ingin melanjutkan
pembahasannya jika masih ada yang belum mengerti tentang materi tersebut.
Kemudian materi ketiga yaitu mengenai kemahasiswaan yang dibawakan oleh Andi
Anas S.Sos.,M.Si. Disini banyak singkatan-singkatan unik seperti RAKUS, CIUM,
KUPU-KUPU, KURA-KURA, dan KUNTILANAK.
Pada hari itu saya
sangat kesal dengan tugas yang diberikan oleh senior, tugas yang menjengkelkan
yaitu saat kami disuru membuat papan nama dimana papan nama dan gantungannya
itu harus warna orens. Saya berusaha keras mengerjakan tugas tersebut, bahkan
saya mencari alatnya sampai tengah malam dan ternyata hasil usaha saya rasanya
sia-sia. Hari itu ada beberapa teman yang tidak menyelesaikan tugas itu dan
ternyata mereka tidak mendapat hukuman atau sanksi apapun. Adapun tugas
tambahan yaitu membuat resume pada materi yang tidak diikuti, sedangkan saya
tidak mengikuti materi tentang retorika.
Kemudian, pada
esok harinya yaitu hari ketiga banyak sekali keseruan yang saya dapatkan, disinilah
kami mangenal satu sama lain. Banyak permainan yang diberikan oleh kanda
Muhammad Alda Refaldi misalnya kerja sama suatu kelompok untuk menyelesaikan
tugas yang telah diberikan. Selanjutnya masuk kepada materi manajemen aksi yang
dibawakan oleh Ardiansyah dan dilanjutkan dengan meteri kedua yaitu meteri
kepemimpinan yang dibawakan oleh Hasbir. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian
materi ketiga yaitu sejarah Sapma Pemuda Pancasila yang dibawakan oleh A.Irfan
Amir,SH.
Setelah itu
keesokan harinya yaitu hari minggu, semua kader-kader baru diharapkan mengikuti
pengukuhan di Lemo Ape, itu adalah salah satu syarat untuk menjadi anggota
penuh.
Di sana saat
pengkaderan banyak sekali hal-hal menarik mulai dari hal yang menyenangkan
hingga hal-hal yang sangat menjengkelkan. Hal menyenangkan yaitu adanya
kerjasama antara anggota yang satu dengan yang lain, adanya kebersamaan seperti
jika satu kena hukuman maka yang lain ikut merasakan karena prinsip dari suatu
organisasi “kita semua adalah saudara”, kebersamaan yang dirasakan itu sangat
luar biasa. Kemudian hal yang menjengkelkan yaitu adanya tekanan dari senior
yaitu semua perintah senior harus dipatuhi tanpa adanya alasan atau bantahan. Sebagai
seorang kader baru kita harus mamatuhi semua perintah para senior, karena berpacu pada “senior tidak pernah salah”.
Senior selalu merasa benar dan mencari kesalahan juniornya baik itu masalah
kecil dibesar-besarkan. Banyak sekali pengetahuan yang saya dapatkan dari
seluruh rangkaian acara.
Moment itu adalah
moment yang sangat mengesangkan yang sulit untuk dilupakan dan moment itu akan
selalu kukenang. Terimah kasih kepada seluluh senior yang telah mengumpulkan
kami menjadi satu angkatan.
Wassalamualaikum.Wr.Wb...!!!
0 komentar:
Posting Komentar