Rss
Tampilkan postingan dengan label Coretan SAPMA PP Komisariat Jenderal Ahmad yani ANG ke VIII. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coretan SAPMA PP Komisariat Jenderal Ahmad yani ANG ke VIII. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Mei 2016

SITI MARDIANA

Nama : Siti Mardiana
Alamat : Boda
CERPEN PENGKADERAN SAPMA
Ketika pertama kali aku masuk di SAPMA saya belum mengetahui jalan di Bone sehingga kesasar dan tidak tahu dimana tempat Korem 141 Toddopuli berada, akhirnya senior SAPMA menjemput kami dan memberi tahu jalan.
Ketika saya dan teman-teman saya sudah sampai di tempat yang dituju akupun mengikuti pengkaderan hari demi hari dan di SAPMA membuat pengetahuan saya menjadi lebih luas. Dan kemudian, keesokan harinya saya tidak sempat hadir karena tidak ada yang bisa mengantar saya ke tempat pengkaderan berlangsung. Sayapun tidak dapat mengetahui apa yang berlangsung dan apa yang dibahas pada saat itu.


REKA

Nama : Reka
Alamat : Jl. Hos. Cokroaminoto

            Ketika hari pertama saya pergi ke Korem 141 Toddopuli untuk mengikuti materi, saya dan teman-teman saya kesasar hampir 1 jam. Saya dan teman-teman saya bolak-balik disekitar lampu merah sampai salah satu panitia menjemput kami.
            Ketika mengikuti materi, semuanya berjalan lancar. Suasananya bagus dan gamesnya juga seru sampai-sampai yang tadinya tidak saya kenal bisa tertawa bareng.
Ketika hari pengkaderan, awalnya asyik karena saya pikir pengkaderannya tidak terlalu keras, namun ketika saya di pos-2 saya sudah agak mulai sadar kalau semua itu tidak seberapa dibandingkan dengan mereka yang sudah melaluinya dan saya pun juga terus berusaha melaluinya dengan harapan bisa bergabung menjadi anggota.

“SEKIAN..... J” 

MUH ZARKASIH NUR Z

MUH ZARKASIH NUR  Z

Pada saat hari pertama pelatihan yaitu tepat pada tanggal 28 April 2016, saya cuman ikut pada saat pembukaan saja karena adanya aktivitas yang akan dilakukan di sekolah. Awal pembukaan baik senior maupun peserta pelatihan  membaca doa bersama dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya da MARS PP serta membuka pelatihan tingkat pratama oleh ketua cabang SAPMA. Pada saat selesai pembukaan saya langsung pulang. Hari kedua saya tidak pergi pelatihan karena adanya acara disekolah. dan pada saat hari ketiga saya tidak masuk materi manjemen aksi karena materi sekolah. Yang saya ikuti cuman kepemimpinan dan sejarah PP. Pada saat materi kepemimpinan berlangsung. Saya terlambat dan dan pakaian saya yang saya pakai melanggar aturan, saya memakai sandal, padahal aturanya harus memakai sepatu, padahal aturanya harus memakai sepatu. Jadi saya dan teman saya ditanya sama dulu sama senior-senior. untung saya dan teman saya diizinkan ,masuk. Pada saat pemateri membuka sesi tanya jawab, saya merasa tidak bisa bertanya karena merasa malu sebab pertama kali mengikuti materi pelatihan. Setelah materi kepemimpinan kita semua istiraha, istirahat tersebut diisi dengan sebuah permainan yang harus menjawab soal. Cuman satu orang saja yang bisa menuntaskan permaianan tersebut yang lainya tidak bisa termasuk saya. Pada saat selesai permainan dilanjutkan dengan materi sejarah PP. Pada saat materi saya dapat mengerti penjelasan terhadap pemateri. Setelah materi, kami sebuah dibolehkan untuk pulang. Tetapi sebelum pulang, kami diberikan arahan kepada senior bahwa besoknya(hari minggu) kami semua akan melakukan materi outdoor. Di situlah ditentukkan kelulusan kami semua.

ERNAWATI

Nama : Ernawati
Alamat : Jl. Dr. Wahidin
Mengenal Dikau Melalui 3 hari Indoor... Kuterkesima
          Setelah perdebatan antara hati dan pikiran yang begitu menyesahkan dan melelahkan. Kuputuskan untuk melabuhkan hati, pada ia yang biasa disebut “SAPMA PP”. Kuhembuskan perlahan-lahan, kumenadahkan tangan, kupanjatkan doa agar ini menjadi pilihan yang terbaik untuk aku dan bermanfaat untuk orang lain. Sesuatu yang sangat baru yang terus menjadi pertimbangan, memutuskan sesuatu harus dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih agar mampu bertanggung jawab atas segala permasalahan yang akan terjadi.
            Waktunya telah tiba, pada hari kamis pembukaan indoor yang dilakukan di Korem 141 Toddopuli. Pada saat itu, terasa sesak, tegang, malu, gelisah,senang, yahh.... rasanya seperti di padang pasir tiba-tiba ada didalam kulkas. Rasaaa?? Yaaahh..! tak menentu. Namun, ada rasa yang berbeda, rasa manis-manis gituuhhh..! hehehe.. saat berada tepat dibelakang senior-senior manis dan keren.
            Setelah selesai pembukaan dilanjutkan pemateri yang pertama di hari pertama yaitu  materi “RETORIKA” yang dibawakan oleh kanda ‘ARJUNA’. Tak bisa dipungkiri, aku merasa bodoh karena hanya sepintas saja yang saya ketahui tentang Retorika. Namun, karena adanya kanda Arjuna yang menjelaskan sedikit banyaknya tentang Retorika itu dapat menambah pengetahuanku.
            Di hari kedua, saya mulai merasa santai meski masih ada sedikit rasa malu. Pada hari itu materi “METODE PERSIDANGAN” yang dibawakan oleh kanda ‘ANDI ANTO’. Masih terasa fresh karena masih pagi. Terasa lebih mudah untuk memahami, fokus dan konsentrasi untuk memahami setiap penjelasan yang diberikan. Menurut pandanganku, cukup luwes, bersahaja, dan tegas.
            Selanjutnya materi “KEORGANISASIAN” yang dibawakan oleh kanda ‘IRFAN YUNUS’. Pada pembawaan materi ini rasa tegang kembali menghampiri. Sikap yang tegas dengan wajah yang sangat serius, merasa takut untuk berleha-leha. Namun, itulah caranya untuk membuat seseorang yang berada didepannya tidak hanya menatap, namun harus konsentrasi untuk memahami apa yang disampaikan. Setelah itu, waktunya untuk istirahat, terlintas di benakku untuk bermalas-malasan. Terbayang empuknya bantal, nyamannya boneka, segarnya air es, dan nikmatnya terlelap dalam tidur. Khayalku tak jadi kenyataan karena temanku tidak mengerti apa yang sedang ku khayalkan. Dia menarikku untuk kembali menerima materi, meski pada saat itu sungguh sangat indah khayalanku. Kembali pada dunia nyata, seharusnya tak boleh kulakukan hal itu. Kuikuti materi ketiga pada hari kedua yaitu “KEMAHASISWAAN” yang dibawakan oleh kanda ‘ANDI ANAS’. Malu untuk kuakui entah karena alasan apa saya lupa  bagaimana ia menyampaikan materi tersebut, jujur lebih baik kan.?
            Pada hari ketiga materi pertama saya tidak hadir, rasa malas melanda. Bukan karena malas saya pribadi tetapi secara berkelompok, dan didukung dengan keterbatasan saya mengenai kendaraan. Jadi, mau tidak mau saya tidak pergi. Pada materi kedua yaitu, “KEPEMIMPINAN” yang dibawakan oleh kanda ‘ASBIR’. Sedikit kecewa karena pada saat saya semangat dan mulai rakus tentang ilmu tapi karena keadaan yang tidak memungkinkan, pemateri tidak datang tepat waktu. Jarak yang cukup jauh antara Bone dan Sengkang mengharuskannya terlambat. Cukup dimengerti dan dipahami kehidupannya bukan hanya tentang satu hal. Jadi wajar saja saat memberikan materi sikap tergesa-gesa secara spontan terjadi. Namun, jangan salah paham, karena seorang mahasiswa seharusnya tidak mengahafal melainkan memahami.
            Selama tiga hari indoor, suatu hal yang menjadi pertanyaanku selama ini sebagian sudah terjawab dan sebuah kehormatan besar bagi saya bisa menjadi anggota dan bagian dari “SAPMA PP”
SEKALI LAYAR TERKEMBANG SURUT KITA BERPANTANG




DEWI SARTIKA

Tentang Kisah 4 Hari


            Euforia pengkaderan memuncak pada hari ini, Ahad, 01 Maret 2016. Coba saja lihat diriku dan mereka. Penampilan segar dari wajah-wajah cerah berlabel cakep tetiba menjelma menjadi lumpur bernyawa. Warna hitam-orange pakaian dengan sekejap menjadi uniform berwarna tanah. Kami berseragam lumpur :D tak cukup sampai disitu, I mean, tidak sesederhana itu. Untuk membuktikan loyalitas dan kesiapan mental bergelar kader, ada banyak pos yang harus terlewati, latihan ala militer telah sempurna menyisakan bekas berupa capek keterlaluan, juga pegal berlebihan. Aihhh,, dari sini saya paham bahwa kadang-kadang harus ada zona tidak nyaman untuk membentuk generasi tangguh. Terima Kasih, SAPMA PP ^^
            Perihal SAPMA dan akar-akarnya, saya sama sekali tak paham, lebih-lebih mengenalnya. Satu-satunya yang saya tahu adalah bahwa organisasi ini terkenal dengan motif loreng hitam-orange. Hihihih, ada makna apakah gerangan dari kedua warna tersebut?! Next, mengenal SAPMA lebih jauh, saya terlibat percakapan singkat dengan seorang karib di bangku kuliah. Informasi yang saya tangkap darinya bahwa bulan ini ada pengkaderan. “Asyik!! Saatnya bergabung. Waktunya sudah pas kali ya!” Batinku. Berbekal semangat, saya mengajak beberapa teman untuk ikut serta menjadi kader SAPMA. Sayangnya, ada satu teman yang tidak bisa mengikuti pengkaderan tersebut. Jika awalnya, minat saya 100%, maka sungguh ketika tahu bahwa temanku itu tidak bisa bersama-sama kami dalam SAPMA, saya dilema. Tetapi karena desakan teman yang lain, akhirnya saya memutuskan untuk bergabung.
            Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) berhasil mengikat diriku melalui tali kader sejak hari pertama pengkaderan. Segalanya berjalan lancar, seperti rangkaian acara rekruitmen diseluruh organisasi. Berawal dari pembukaan, selanjutnya penerimaan materi. Huft!! Detik-detik, menit-menit, dan jam-jam yang menjemukan. Betapa membosankannya agenda duduk-duduk menerima materi seperti ini. Meski kuakui, materi-materi tersebut akan menambah pembendaharaan wawasanku.
            Hiksss. Saya melupakan sesuatu. Korem 141 Toddopuli, termasuk aulanya adalah area keren yang menuntunku dalam ketakjuban. Tuhan, jika semua manusia sedisiplin warga Korem, maka Bone Bersih Beradat tentu saja dapat dicapai dengan mudah. Sampai akhirnya Piala Adipura beralih ke Bone, tanah Arung Palakka.
            Kembali ke materi indoor, ada banyak materi yang disuguhkan. Kalau tidak salah, materi Retorika, Keorganisasian, Kemahasiswaan, Kepemimpinan, dan Sejarah Pancasila. Yang saya tahu pasti adalah tentang tugas resume dari materi-materi yang tidak saya ikuti. Yakni, Metode Persidangan dan Manajement Aksi. Tentu saja saya dapat tugas itu bukan sebagai hadiah, tetapi sebagai hukuman. Jangan tanyakan, “Dihukum Kenapa?” sebab saya pasti menjawab, “Hukuman karena rasa jemu dan bosan menyantap materi”. Hihihi,, tenang saja. Seperti yang tadi saya katakan, saya akan sangat membutuhkan materi-materi itu. Terima Kasih Sila ke-5 Pancasila, karena alasan keadilan, saya bisa ‘sedikit’ berlapang dada mengerjakan tugas ini. Bukankah tidak adil jika saya ‘dibebaskan’ dari hukuman begitu saja, padahal saya tidak menjalankan kewajiban sebagai peserta pengkaderan.?
            Tiga hari berlalu ditemani materi dan pemateri dengan beragam style presentasi. ^^ Sedikit lagi, saya akan sah menjadi kader SAPMA PP.
            Sampai jumpa, Korem! Tersimpan rapilah materi!! Kenang aku, pemateri!!^^ Meninggalkan aula Korem, saatnya berpacu dalam dunia fisik. Waktunya outdoor J Lemo Ape, jika boleh, saya menyebutnya sebagai The Mute Witness of An Adventure (Saksi Bisu untuk Sebuah Petualangan) adalah lokasi outdoor yang menyaksikan betapa susah payahnya kami untuk survive. Dengan wajah tersenyum, demi mengukuhkan diri dalam ikrar kader SAPMA PP. Kawan, setiap komandan adalah prajurit sebelumnya. Merayap, berguling, berendam hingga berjemur sejatinya merupakan resiko terindah bagi mereka prajurit-prajurit tangguh. Maka, semoga kamipun seperti prajurit tangguh yang tidak gentar dan tidak menjadi lemah hanya karena  rasa capek akibat merayap, berguling dan sebagainya. Rasa capek akan pergi seiring berlalunya hari. Isn’t it?? Akhirnya, matahari Ahad memancarkan terik semangat. Ia seakan ikut mendoakan kami agar kelak menjadi komandan hebat setelah perjalanan panjang sebagai prajurit tangguh. Esok akan tiba keadaan yang berubah, sama sepertiku yang telah dikukuhkan menjadi anggota SAPMA PP. Samar-samar terdengar suara, “Turun!” Lalu disusul, “Satu kesalahan! Dua kesalahan!” saya tersenyum. Rupanya, perintah “Turun” itu akan menjadi salah satu kenangan dari episode pengkaderan ini.
            Kepada senior, terima kasih sudah berbaik hati. Pelajaran yang indah bahwa peringai keras selalu ada kebaikan hati dibaliknya.
            Kepada teman seperjuangan, selamat bergabung. Mari tunjukkan loyalitas diri. Sebab peran kita dalam SAPMA untuk Negara, untuk Pancasila telah dimulai hari ini. Sejak kita telah tunai dikukuhkan. Pancasila Abadi!! Semangat Bhineka Tunggal Ika!!
            Terakhir saya sedang ingin menuliskan sila-sila Pancasila.
PANCASILA
1.    Ketuhanan yang Maha Esa.
2.    Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.
3.    Persatuan Indonesia.
4.    Kerakyatan yang dipimpin oleh Khidmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
5.    Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

SEKALI LAYAR TERKEMBANG SURUT KITA BERPANTANG

DANAR

Nama : Danar
Hari itu mungkin hari yang mendebarkan bagi saya, perasaan takut, bercampur senang menyatu jadi satu di dalam forum pertemuan SAPMA PP bersama calon kader dan para senior yang sama sekali kami tidak saling mengenal antara satu sama lain. Disitulah saya merasa sedikit diam dan hanya memperhatikan tingkah dari orang-orang yang berada dalam forum tersebut.
Namun seiring berjalannya waktu, saya akhirnya bisa menyesuaikan diri dengan keadaan bersama yang lain. Perkenalan pun saya mulai dari teman ke teman hingga akhirnya saya bisa menganal nama mereka (meskipun tidak semuanya sihh J). Materipun saya terima dengan baik meski kurang aktif/pasih sihh dalam penyampaian pendapat saya.

Tiga hari kami para calon kader menerima materi dari pemateri dan pendamping. Disitulah saya merasa senang, karena bisa mengenal para calon kader, yang bisa saya katakan mempunyai kekompakan dan tidak memandang teman dari luar saja. Pengalamanpun telah banyak saya terima. Contohnya, sifat kedisiplinan jika terlambat yaa dihukum. Hari itu sabtu, merupakan hari akhir dari pemberian materi. Selanjutnya, keesokan harinya kami calon kader akan melakukan aktivitas diluar forum. Dan disitulah kami akan membuktikan perjuangan kami untuk memasuki organisasi ini (SAPMA PP) dan berhak untuk bergabung bersama para senior yang lain.

ANDI ASMIRAYANTI

Nama : Andi Asmirayanti
Alamat : Jl. Dr. Wahidin
3 Hari Mengikuti Indoor SAPMA PP
Assalamu alaikum wr.wb.
Awal mula saya mengetahui SAPMA berasal dari teman, dari teman itulah saya mulai tertarik. Hari pertama mengikuti organisasi SAPMA awalnya saya merasa takut , canggung dan sedikit ragu-ragu. Tapi, setelah mengikuti proses pembukaan SAPMA Angkatan VIII. Saya merasa yakin untuk terus mengikuti kegiatan indoor  SAPMA dan ingin bergabung. Dan di SAPMA tersebut ternyata ada beberapa teman saya yang juga ikut organisasi SAPMA yang tidak saya ketahui walaupun dia lebih duluan bergabung dari pada saya.
Tiga hari mengikuti indoor SAPMA banyak ilmu yang saya dapat, banyak perkataan-perkataan yang baru saya dengar. Ilmu atau pengetahuan sedikit bertambah dari pada sebelumnya.
Pemateri-pematerinya pun baik dalam pemberian materi sehingga apa yang disampaikannya mudah dipahami dan dimengerti.
Tiga hari mengikuti indoor SAPMA, bukan hanya ilmu yang saya dapat, tetapi juga pengalaman dan pastinya juga teman (banyak teman dan banyak pengalaman). Selain itu ada perubahan yang saya rasakan pada diri saya yang mana saya merasa tidak malu-malu atau sedikit lebih berani dari sebelumnya (tidak pemalu).
Keseruan-keseruan yang terjadi selama ikut indoor SAPMA sangat terkesan dan berkesan

SEKALI LAYAR TERKEMBANG SURUT KITA BERPANTANG

Movies

Movies Post

Diberdayakan oleh Blogger.

Sports

Music

Business

Games

Video

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Kategori

Movies

News

Latest News

Recent Post