Rss

Sabtu, 14 Mei 2016

ALISA


AKU DAN 3 HARI INDOOR SAPMA-PP

Hari Pertama
            Tepatnya pada hari kamis tanggal 28 April 2016, sesuatu hal yang baru saya lakukan dalam hidupku, perasaan tegang sulit untuk dijelaskan. Haruskah aku melangkahkan kaki atau diam ditempat ini karena hal ini menentukan bagaimana aku kedepannya.
            Kuberdiri tegak dan memutuskan dengan tegas, akan kulangkahkan kaki ini menuju ketempat yang asing belum pernah kudatangi sebelumnya yaitu KODIM 141 Todopuli untuk mengenal lebih jauh SAPMA PP. Namun saya hanya sempat mengikuti pembukaan karena masalah pribadi saya harus kembali ke kampung halaman. Resikonya saya tertinggal satu materi pada hari pertama indoor.
Hari kedua
            Di depan pintu ku disambut hangat dengan senyuman manja dan penuh bahagia, hatiku terasa tenang dan membuattku semakin percaya bahwa pilihanku ini insyaallah akan membuatku bahagia. Ini bukan tentang percintaan, bukan tentang dunia fantasi namun inikah jalan yang harus ku tempuh dan sekali lagi kuyakin semoga bahagia kudapatkan disini. (hehehhe)
            Tepat di dalam ruangan ku lihat di sekelilingku, aku bertanya dalam hati kenapa laki-laki lebih banyak daripada perempuan? Kubertanya dalam diam tak ingin pusing dengan hal itu, ku putuskan hanya untuk duduk dan menunggu siapakah orang yang mampu berbicara didepanku untuk menyampaikan apa itu SAPMA-PP.
`           Pada hari itu jam 9:30 pertama saya mengikuti materi metode persidangan yang dibawakan oleh kanda A. Anto. Saya mulai bersemangat karena cara pembawaanya yang begitu tegas dan berkompeten. Materi selanjutnya pada jam 13.00 keorganisasian yang dibawakan oleh kanda Irfan Yunus disaat-saat ini saya mulai ngantuk namun dengan sikap tegasnya yang mengatakan “ saya tidak akan  melangkah ke materi selanjutnya apabila kalian belum memahami”. Sontak mendengar kata-kata itu rasa ngantuk hilang, kembali fokus dan berkonsentrasi .
            Pada saat dimulai materi selanjutnya diadakan evaluasi materi disini ada pertanyaan dari senior yang bernama kak Sultan. Adapun pertanyaannya “ siapakah tokoh pendidikan?”. Dengan sedikit pengetahuan yang saya miliki namun dengan hal itu diantara semua kader saya mampu menjawabnya dan karena hal itu sebuah penghargaan meskipun dimata orang lain itu hal kecil tapi sungguh hal itu sangat berarti bagiku. Materi selanjutnya kemahasiswaan yang dibawakan oleh kanda A. Anas, saat itu saya terasa mulai capek tetapi untuk menghargai pemateri dan menghargai ilmu yang diberrikan saya berusaha untuk mendengarkan dengan saksama.
Hari Ketiga
            Pada terakhir indoor, pada materi pertama saya tidak sempat hadir karena saya merasa sedikit pusing. Namun pada materi kedua saya sempatkan untuk hadr. Adapun materi kedua tentang kepemimpinan dibawakan oleh kanda Asbir dengan kemampuan bicara yang cukup baik menurut saya, memberikan semangat baru untuk berusaha menyimak dengan baik. Pada materi terakhir sejarah PP yang dibawakan oleh kanda A. Irfan Amir, sedikit merasa tidak fokus karena berlalu cepat. Bukan kesalahan dari pembawa materi namun karena waktu yang singkat  memaksakan ia untuk membawakan materi dengan cepat.
            Dari beberapa materi yang sempat membawakan materinya ada ungkapan pemateri yang sempat membuat saya terkesan. Meskipun saya sedikit saya lupa, namun sepintas teringat sebagian ungkapannya “ketiga komisariat yang berkecimpung dengan satu naungan yaitu SAPMA PP memiliki rasa persaudaraan yang kuat dan saling melengkapi satu sama lain seperti halnya keberadaan Jenderal Ahmad Yani yang dilengkapi karena Adanya Yos Sudarso dan begitupun dengan adanya Jenderal Sudirman kedua hal itu bisa ada”.


Sekali Layar Terkembang Surut Kita Berpantang

0 komentar:

Posting Komentar

Movies

Movies Post

Diberdayakan oleh Blogger.

Sports

Music

Business

Games

Video

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Kategori

Movies

News

Latest News

Recent Post