Rss

Kamis, 22 September 2016

Aku Mahasiswa,Manusia Biasa yg Tak lupuk dari kesalahan


Tak terasa waktu terus berlalalu, kini aku pun sudah berada disemester 5, masa Tugasku sebagai ketua komisariat, amanah yg satu tahun lamanya yg di berikan kepadakupun tidak lama selesai. Mungkin di mata orang amanah ini adalah biasa-biasa saja, tapi bagiku,seorang yg terlahir dengan fisik yg lemah, seorang yg dalam hidupnya penuh keterbatasan, adalah perjuangan luar biasa ketika aku ingin menyelesaikan amanah ini.
Teringat bulan desember 2015 lalu saat aku mulai menyandang ketua komisariat, aku bertanya bertanya apa yg harus kulakukan? Aku sama sekali tidak memiliki bekal organisasi dari SMA, ini adalah organisasi pertamaku, dan aku masih bisa dikatakan junior diorganisasi ini, tapi kembali pada niatku bahwa aku ingin lebih baik, aku ingin melatih komitmenku, akupun pernha berkata bahwa aku akan ikut membesarkan komisariat ini, ketika aku diminta untuk jadi ketua, seakan-akan aku ditagih akan sumpahku..meskipun sejauh ini aku menjalankan tugas ini jauh dari kesempurnaan.tapi mereka yg kupimpin tetap menyemangatiku munkin mereka sadar kalau aku hanya manusia biasa.
Mengingatkanku pula pada sosok mahasiswa baru yang di tahun pertama kuliahnya terus saja mempertanyakan apa saja yang seharusnya dilakukan oleh seseorang yang berlabelkan “Mahasiswa”.

dan ALLAH bersama waktu-NYA menuntut ia menemukan satu per satu jawaban atas pertanyaan-pertanyaannya ketika itu. Melalui orang-orang di sekitarnya, melalui aktivitasnya, melalui organisasi yang ia geluti, dan melalui amanah-amanah yang diletakan di pundaknya.

satu hal yang pasti tugas mahasiswa “seharusnya” bukanlah hanya belajar dalam konteks jurusan yang ia tekuni. Mahasiswa punya amanah yang jauh lebih besar dari itu. Meskipun tetap dalam konteks “BELAJAR”.

Mahasiswa, mau tidak mau adalah sebuah gelar istimewa karena tidak semua anak Indonesia bisa mendapatkannya. Padahal ” mencerdaskan kehidupan bangsa” adalah cita-cita negeri ini. Hak dari semua anak Indonesia. Tapi, ALLAH hanya mentakdirkan sebagian dari anak Indonesia saja yang mendapatkannya. dan kalian adalah harapan dari sebagian yang lain.

wahai,,,para mahasiswa …sadarkah kalian ..kalau lah biaya kuliah kalianpun di tanggung oleh rakyat ini..lalu…lalu apa yang bisa kalian berikan untuk mereka..????

KAMPUS/ORGANISASI, tempat belajar banyak hal. miniatur masyarakat yang sesungguhnya. aku bertemu dan kenal banyak orang di tempat ini. tentu dengan karakternya masing-masing. di tempat ini lah seharusnya kita belajar dengan optimal, memanfaatkan setiap kesempatan yang tersedia.

>>>>>>>>>>>>>>>.

apa itu manajemen waktu?apa itu amanah? apa itu tanggungjawab? apa itu kekeluargaan? apa itu pertemanan? apa itu kekecewaan? apa itu kebanggaan? apa itu kepuasan? apa itu tawa? apa itu air mata? apa itu lelah? apa itu pengorbanan? apa itu regenerasi? apa itu kewajiban? apa itu uang? apa itu? apa itu? dan apa itu?
itu lah sebagian kecil dari semua tanya yang tercipta dalam otakku..
dan semua pertanyaan-pertanyaan itu perlahan Mulai terjawab…

>>>>>>>>>>

“Siapa itu Mahasiswa?”
mahasiswa sebagai penuntut ilmu.
mahasiswa sebagai organisator.
mahasiswa sebagai da’i.
mahasiswa sebagai seorang pemimpin.
mahasiswa sebagai generasi penerus.
mahasiswa sebagai penyambung lidah rakyat.
mahasiswa sebagai santri.
mahasiswa sebagai pekerja.
mahasiswa sebagai…….??? (masih ada begitu banyak jawaban yang seharusnya mampu di tuliskan oleh seseorang yang menyandang gelar “Mahasiswa”)

>>>>>>

dari dunia ini…aku rasa.ALLAH begitu menyayangi ku…Ia tahu apa-apa yang tersimpan atau bahkan hanya terlitas di hati…Ia lah yang menjawab semua pertanyaanku dengan caranya…Ia lah yang mengabulkan segala harapan ku…Ia lah yang menghadirkan kebahagiaan dalam hari-hari ku…dan Ia pun lah yang telah menyeka setiap tetesan air mata yang pernah hadir.

dan di saat ini…aku berharap ….Aku ingin segera menyelesaikan amanah dari miniatur negara ini..
Organisasi yang telah banyak memberiku kesempatan untuk belajar…



ada kekecewaan yang terkadang memaksa untuk menyeruak…tapi terus aku tahan dengan kebahagiaan2 yang pernah aku dapat…dan tak jarang semua itu membuatku sesak…

Dan itu mungkin karena ambisi atau egoisme ku…yang (terkadang) sulit untuk aku kendalikan. melihat yang tak seharusnya…melihat amanah-amanah yang tak mampu ku tunaikan dengan optimal…melihat orang-orang hanya mau di mengerti dan di perhatikan..tanpa pernah mencoba untuk melakukan yang sebaliknya….melihat orang-orang yang tampak tenang-tenang saja…padahal sangat tahu jelas…klo amanahnya tak mampu ia tunaikan dengan optimal….

aku tahu kita manusia bukan lah malaikat..manusia tempatnya segala salah dan kekurangan bersemayam…tapi yakinlah…mata manusia pun bisa melihat proses…mata manusia pun bisa melihat usaha…terlebih Sang Maha Melihat….Ia Maha Tahu…atas apa2 yang kamu usahakan…

#kutip
#di kamar sekretariat ku tercinta

0 komentar:

Posting Komentar

Movies

Movies Post

Diberdayakan oleh Blogger.

Sports

Music

Business

Games

Video

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Kategori

Movies

News

Latest News

Recent Post